var id = "cf414a0a4c54d4acfe73f29ec832adf3c013a2b7"; class="archive category category-kesehatan category-127 no-slider content-r" layout='2'>

Category Kesehatan

Segera Chat Spesialis Anak, Jika Jenis Alergi Kulit Ini Menyerang Anak Anda!

Ruam pada kulit yang tidak kunjung sembuh bisa menjadi salah satu munculnya alergi pada anak. Ada beberapa jenis-jenis alergi kukit pada anak ada dan bayi. Bagaimana caranya mengenali jenis pada kulit anak? Di sini Anda akan menemukan jawabannya. Simak uraian di bawah.

Meski biasanya alergi tidak berbahaya, tetapi alergi yang terjadi pada anak atau bayi tidak bisa diremehkan. Kondisi yang satu ini bisa mengakibatkan beberapa gangguan lain jika didiamkan. Anak yang menderita alergi juga bisa menjadi kurang tidur yang disebabkan rasa gatal dan juga lebih rewel.

chat spesialis anak

Alergi kulit yang terjadi pada anak atau bayi dapat diakibatkan karena kulit bersentuhan langsung dengan alergen atau dengan zat pencetus alergi. Bukan hanya itu, alergi pada anak juga disebabkan karena saat sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan melepaskan histamina ke kulit.

Berikut beberapa jenis alergi kulit yang sering terjadi pada anak, yaitu:

  • Bengkak dan gatal-gatal

Maksud kondisi ini adalah munculnya benjolan atau bercak berwarna merah dan mengalami gatal di permukaan kulit. Gatal yang diakibatkan alergi umumnya hanya sebentar, hanya beberapa hal dan paling lama beberapa hari. Selain itu, bisa sembuh dengan sendirinya. Alergi ini dapat muncul berupa angioedema. Angioedema sendiri merupakan pembengkakan jaringan di bawah kulit dan dapat terjadi di berbagai bagian tubuh sepeti kelopak mata, bibir, atau organ kelamin. Bahkan bisa terjadi di tenggorokan sehingga angioedema bisa mengakibatkan sesak napas.

  • Alegi karena air liur

Jenis kulit yang hanya terkena air liur langsung mengalami ruam kemerahaan dan muncul benjolan-benjolan kecil merupakan salah satu reaksi alergi. Alergi ini kadang tidak disadari oleh orang tua. Alergi air liur tidak berbahaya dan diperlu dikhawatirkan, tetapi bila ruam yang muncul terlihat berwarna kuning atau berkerak, orang tua harus segera chat spesialis anak untuk memastikan, karena hal ini dapat menandakan adanya infeksi.

  • Dermatitis kontak

Salah satu jenis alergi kulit yang umum terjadi merupakan dermatitis kontak. Keadaan bisa terjadi akibat kontak langsung dengan alergen atau zat pemicu alergi. Gejala yang sering terjadi yaitu gatal yang parah, ruam, serta kulit terlihat bersisik dan kering. Zat pemicu jenis alergi ini berbeda-beda mulai dari deterjen, sabun, parfum, debu, serbuk sari, hingga bulu hewan. Selain itu zat pemicu dermatitis kontak bisa karena kosmetik, bahan-bahan yang terdapat pada pasta gigi atau obat kumur, bahan kimia, serta obat-obatan yang digunakan pada kulit.

  • Eksim

Jenis kulit ini dapat muncul pada anak yang menderita alergi makanan, asma atau rhinitis alergi. Di dunia setidaknya anak yang menderita eksim ada 10%. Gejala alergi yang satu ini  akan adanya ruam pada wajah atau kepala. Kemudian ruam ke lengan dan dada. Eksim juga akan membuat kulit anak menebal dan kering, bahkan infeksi berulang pada kulit. Penyebabnya alergi ini pada anak belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, hindari penggunaan deterjen pakaian atau sabun mandi dengan bahan kimia yang keras, serta perhatikan pakaian atau handuk yang bahannya kasar pada anak agar tidak semakin parah atau untuk mencegah munculnya eksim.

Di atas adalah beberapa jenis alergi kulit yang sering terjadi pada anak, tetapi dengan tahu alergennya orang tua bisa melakukan pencegahan terhadap berbagai kondisi. Bila perlu, chat spesialis anak di aplikasi Klikdokter untuk mengetahui pemicu alergi dan penanganan yang tepat.

Read More